Wednesday, August 12, 2015

Buat Parasit Kecil

"Paan sih ni? Muter-muter gak jelas. Sok-sok kesurupan. Eh lo kege-eran banget, sumpah. Gausah berasa penting. Lo pikir lo siapa? Lo tu cuman serangga kotor yang numpang berkembang biak di saluran air kamar mandi gue, keluar cuma buat nyebar penyakit, dan entah perbuatan-perbuatan tidak terpuji apalagi yang udah lo lakuin ke ras manusia. Siapa juga yang mau bunuh lo? Gue cuman mau lewat dan karena lo udah ngrampas territory yang udah gue tandai sebagai tempat favorit gue buat nulis, gue bakal pindah. Dan gue harap lo bisa bersikap layaknya kecoak professional yang berpegang teguh pada prinsip-prinsip dan asas kekecoakan yaitu; nyebar penyakit tanpa bikin manusia takut. Jadi lo tetep aja disitu, jangan kemana-mana apalagi terbang ngikutin gue. Oh, dan  hentikan tingkah lo yang aneh itu. Kalo enggak, gue bakal teriak dan gue pastiin ini bakal jadi hari terakhir lo berkeliaran membuat keonaran di muka bumi. Ngerti gak lo?"

Monday, July 20, 2015

Worst Thing Men Ever Invented

There is literally nothing worse than a six pack selfie pic. This just turns me off no matter how vigorous body you got. Yes, I have turn-offs, so? My standards may not be as high as my heels (i only wear flats and flip-flops, but since you keep asking me to use hyperbole, fine, you got it) but hey real men DON'T go around claiming and showing how manly they are. They probably don't have that much time for some internet nonsense. So they won't be on social media in the first place. You won't find them on facebook, twitter, instagram, et cetera because they are probably out being cool somewhere. However they won't spend much money to be accepted. They feel no obligation whatsoever to justify their beliefs, values, convictions, morals et cetera with anyone. They are the real badasses. This badass label can only be determined by the opinions of others, not your own. You won't identify them by their clothing because there is no such thing as badass uniform.

And in case you don't know, the very first rule of being a real man is: you do not talk about being one or showing the world you are one. Period.

If you're one of those "I'm a real man, I blah blah blah..." or "hey look at my athletic body.." then shut the fuck up because you just broke the first rule. You are just a poser. You just been disqualified.

So six pack selfie uploaders (especially the ones with no face), get over yourself. I believe it's none of my fault to judge you are either desperate, has no connections, slightly creepy, or simply idiosyncratic (you decide). You're the one giving me that impression, remember?

And why would someone ONLY post a picture of their body? What happened to their face? Is it somewhat deformed or something? My only prediction is that pic is probably of someone else. Seriously I can assure you, any girl who would fall for that cheap trick is an airhead.

Or do you guys really think girls are THAT dumb? Maybe your just looking for the dumb ones. Oh well.

Thursday, July 16, 2015

The Interspecies Battle

I'm back. It's pretty late to even stay awake but I can't resist it. I can't resist being awake and doing nothing but focusing my eyes on a gang of filthy arthropodas that are still invading my house. Can't lose sight of them.

Where you think you going, you miniature cowards?

I used to be a nonbeliever of killing insects that aren't even a threat to my survival, but recently I've been warned by some serious tv ads to get equipped when they show off, seeking some attention.

I'm looking at you, roaches.

Don't get me wrong, I'm a peace lover. I do want to live in peace but I don't like that insects being here, and unfortunately this time, I'm going to have to do something about it. Something that's more powerful than screaming.

I thank God they invented Baygon.

Friday, April 3, 2015

Terbalik

Tiga puluh Agustus, dua ribu lima.


Kenapa? Kenapa Anda tidak sekalian saja menyuruh kami menghafal GBHN, pak?

Itu yang hampir ku katakan ke pak Budi ketika aku mulai bosan dengan rutinitas bernama KBM. Kegiatan Belajar Menghafal. Ku putuskan, mulai hari ini aku kehilangan minat. Percaya atau tidak, ini lebih mengerikan dari main catur dan lawanmu adalah seorang sumo. Yep, analogi yang bagus, walaupun aku tidak tau apa korelasinya. Mungkin, ini yang orang sering bilang tentang ruang hampa. Aku tidak merasakan apapun.

Tidak ada harapan lagi. Maksudku, bagaimana mungkin aku akan berharap hari ini cepat berakhir? Itu akan terdengar seolah-olah aku tidak sabar menunggu besok. Ya, besok. Besok, semua omong kosong sekolah ini akan terulang dan aku harus melaluinya lagi. Tidak bisa kupercaya sekolah termasuk aktivitas kehidupan . Selama 6 hari berturut-turut dalam seminggu, yang kulakukan disana cuma duduk, mendengarkan, pura-pura peduli tentang massa jenis atom, menanyakan bagaimana aku bisa menemukan nilai (x), dan… entahlah. Aku tidak yakin aku bisa memaafkan diriku untuk itu. 

(Bel berbunyi)

Sungguh sebuah keajaiban, akhirnya!

Tapi ternyata itu tidak membuat banyak perbedaan di kelas. Keributan kelas tidak mampu membayar kebosananku. Aku masih sibuk menulis diatas kertas. Sesuatu yang jelas bukan pelajaran. Aku menciptakan banyak karakter bayangan dan membuat seribu satu kenyataan rekaan di dalamnya. Tidak seorangpun mengetahui hobi gila ini. Membiarkan mereka tau tentang dunia lainku? Tidak, terima kasih. Aku tidak ingin berakhir di rumah sakit jiwa.

Tiba-tiba aku merasa asing.

Senyap. 

Teman-temanku menghilang. 

Aku pasti sedang bermimpi..

Ya, untuk saat ini, itu adalah penjelasan yang paling masuk akal. 

Panik, aku berlari ke kantin untuk memastikan mereka sedang istirahat. Kosong. Tidak ada siapapun di kantin. Bahkan keadaan kantin terlihat sangat tua dan tidak terawat. Ku jelajahi semua ruangan...

Ini tidak benar. 

Tidak ada seorangpun di sekolah ini.


---

Untuk Manusia

Aku semakin mendekati pensiun dari perjalanan waktu, tapi ketakjubanku terhadap dunia sepertinya tidak akan pernah habis dan terjawab. Orang bisa punya moral tanpa agama. Membuat peraturan hidup sendiri yang menguntungkan mereka. Mereka hanya perlu menggunakan akal untuk bebas.

Jika hidup itu memilih untuk bebas, maka agama adalah salah satu dari sekian banyak pilihan. Aku tidak pernah menyesal dengan apa yang telah aku pilih. Bagiku, ini sudah cukup berarti kebebasan, terlepas dari pendapat kebanyakan orang tentang kebebasan. Aku telah menentukan pilihan, dan aku bahagia dengan pilihan itu. Aku harap mereka juga bahagia dengan pilihan mereka.

Percayalah dengan apa yang kamu percayai, dan hiduplah dengan kepercayaan itu. Abaikan perbedaan diantaranya. Dan belajarlah melihat persamaan yang sering kali terabaikan.


Seberapapun bedanya kita, aku akan selalu menyayangi kalian sebagai sesama manusia.


Wednesday, January 7, 2015

9 Cara Bikin Hidup Makin Susah

Semua orang pengen bahagia, tapi beberapa dari kita mungkin hidupnya udah cukup bahagia, dan mulai bosen dengan kebahagiaan itu. Kalo kamu salah satu diantara mereka, tips-tips berikut bakal berguna banget untuk mengubah hidupmu menjadi susah:

1. Pikirkan terus apa yang orang lain lakukan terhadap atau tanpamu
Ketika temenmu nggak sms balik atau nggak pernah ngajakin kamu njambret bareng, dan rekan kerjamu nggak pernah nraktir kamu makan cilok, sebaiknya kamu curiga. Mereka nyepelein kamu dan nganggep kamu nggak penting. Itu sama aja penghinaan. Mereka pikir mereka siapa? Sok artis.

2. Anggaplah kamu adalah tokoh utama film kehidupanmu sendiri
Kamu adalah tokoh utama dari drama kehidupanmu sendiri. Kamu juga yang nulis naskah itu. Kamu ngerti banget gimana ngembangin cerita itu, sekaligus gimana mengakhirinya. Tapi jangan bagiin naskah dramamu ke orang lain. Supaya kamu bisa kambing hitamkan mereka seandainya dramamu berjalan tidak seperti yang kamu harapkan. Biar kamu bisa bilang ke orang-orang  kalo itu bukan salahmu.

3. Bayangkan semua kemungkinan terburuk ketika sesuatu yang buruk terjadi
Akhir-akhir ini rambut sering rontok? Tenang. Paling cuma leukimia. Flashdisk ilang? Ati-ati, kalo sampe jatuh ke tangan kelompok ISIS kamu bakal disembelih.

4.  Terus berharap sesuatu yang tidak masuk akal
Kamu nggak pernah ngomongin apa yang kamu pengen dari orang lain. Yang nggak peka itu dia, karena dia nggak tau apa yang kamu pengen? Iyalah. Bodo banget itu. Masa dia nggak tau isi hatimu? Semua orang kan harusnya tau apa isi hatimu. Ya nggak sih?

5. Percayakan pada ramalan
Bintangmu Taurus? Lahir Senin Pahing? Yah sayang banget, berarti kamu nggak cocok kerja di air. Kamu cocoknya kerja di api. Untuk keuangan dan cinta, kamu bisa ketik REG (spasi) PRIMBON langsung kirim ke mulut pak pos. Tapi ati-ati, jangan sampe pak pos keselek. Oiya, jangan lupa perangkonya. Yang 2000-an aja. Trus nge-lemnya pake lakban. Ketutup deh tu perangko. Beli lagi gih.
 
6. Jangan pernah mengambil resiko
Kamu nggak boleh salah. Pikirkan seribu kali dulu sebelum merealisasikan ide-idemu. Kamu yakin itu ide yang bagus? Yakin? Beneran? Serius? Seratus persen? Masa sih? Pikirin lagi deh, tar kalo gagal ginjal kan keluargamu juga yang susah. 

7. Bandingkan hidupmu dengan hidup orang lain
Orang lain udah pada sukses, dan kamu? Cuma ngesot kesana-kemari  tanpa tujuan. Sering-seringlah merenungi segala bentuk kebodohan dan kecerobohanmu. Terutama sebelum tidur. Besok paginya? Bodo amat. Masih ngantuk *ngelap iler*

8. Jangan pernah lupain masa-masa suram kamu dulu
Kalo kamu pernah diperlakukan orang dengan tidak baik, inget terus perbuatannya, acuhkan dia, tiap kali kalian ketemu. Kalo perlu susunlah sebuah strategi untuk memberinya pelajaran yang setimpal dengan kelakuannya terhadapmu dulu.  Dokumentasiin. Ungkit di depan teman-temanmu dan buat kliping tentang betapa jahat dan keji kelakuannya terhadapmu. Unggah video tentang keserakahan dan kebusukannya  di YouTube.

9. Habiskan lebih banyak waktumu dengan diri sendiri
Jangan pernah sedikitpun mikir untuk ikut-ikutan terlibat dalam kegiatan sosial. Terlalu rame. Lagian udah banyak yang ikut kok, keterlibatanmu  juga nggak ngefek buat siapapun. Jadi, ngapain? Kayak nggak ada kerjaan aja. Mending klabing, itung-itung buat menjernihkan otakmu dari polusi-polusi pikiran. Iya, klabing. Di bawah lampu rambu-rambu lalu lintas.